Feed on
Posts
comments

sebuah jalan

apakah ia akan terus berputar

tanpa poros

tanpa jelas

apa yang dituju

tapi biarkan semua itu terjadi

karena hanya satu yang pasti

“tak ada kepastian”

hanya satu kata di hadapan yang tak terselami

…ya…

hanya satu

“ya”

tanpa “ya”

tak ada masa depan

di hadapannya

sudahlah

biarkan

“ya”

itu yang merubah semuanya

tanpa harus menghakimi

dulu, kini, dan yang akan datang

kutinggalkannya

dengan berat hati

tapi jelas

hanya satu

demi

“ya”

kutinggalkan “ya”

itu untuknya

“ya”

hanya untuknya

“ya…ya…ya…”

dan

kutemukan

sebuah jalan

jalan pelarian???

bukan

jalan kehidupan

tanpa

harus

berkata

apapun

kecuali

“ya”

(kenangan akannya

yang kini menyeruak

tanpa ampun

tanpa basa-basi

begitu vulgar

tanpa selubung apapun

tapi itu dia

“ya”

itu dia

“ya”

biarkan semua berubah menjadi kata

kata kehidupan

itulah

jalanku)

jericho

…banyak hal telah terjadi…

…sebuah sejarah telah tercatat…

…bahkan kini telah teralami…

di sana

7 kali kukitari

dengan janji

akan diberikannya padaku

pada hitungan ke 7

tapi pada saat berjalan ke sana

ia bertemu dengan seseorang

seorang yang tak terpandang

bahkan paling hina dari yang terhina

namun peristiwa yang tak terduga itu terjadi

sebuah pengalaman yang tak mungkin

mungkin mereka pun berkata,

maybe yes, maybe no

kudengar itu ketika

di

jericho

(thank’s 4 five for fighting)

(kini ia telah berubah

karena peristiwa itu)

lamunan

lamunan itu kini ada di hadapanku

menyaksikanku menari sendiri tanpa iringan

ia bertanya,

“mengapa kau tetap menari?”

jawabku,

“karenaku ingin menari…”

“mengapa begitu?”

lanjutnya

“karena tak ada lagi yang mau menari tanpa iringan…”

padahal iringan itu tetap ada

walaupun tak seorang pun tahu

karena ia ada di dalam hatiku

berdetak… tak… tak…

hingga ia tak menyadarinya lagi…

tinggalku seorang yang mendengarkannya…

(ketika musik kehidupan

mulai masuk dalam hidupku

 - tepatnya hatiku -

ia langsung berdetak

dalam lamunanku)

 

 

malam

ketika malam menanti pagi

semuanya berjalan dalam sepi

malam ini

esok

ataukah

nanti

kuterus berharap

“…malam tetaplah malam…

…tanpa harus menjadi pagi…”

 …

karena pagi itu telah menjadi malam kelam bagiku

kunyanyikan :

“…pagi-pagi kuterus mandi…

…tidak lupa menggosok gigi…

- lagi-lagi kurasa sepi -

- kurasakan hangat dirimu -

(lalu, suara tembakan terdengar)

doorrr…..doorrrrrrrr…dorrrrrrrrrrrrrrrrrrrr…..dor… 

(mei, sebelas tahun yang silam)

 

D’ Ja Voe

sepertinya…

pernah kualami sebelumnya…

tapi ku tak yakin

yang pasti

“…ini…”

kualami saat ini

(biarkan bayangan itu menjadi nyata kini)

menemukanmu

ketikaku

duduk sendiri

termenung

termangu

di sebuah persimpangan

kutemukanmu

di sana

duduk sendiri

termenung

dan

termangu

itu aku atau kamu

?

(ketika realita dan ilusi berkelindan

dan membuatku bingung

seribu bahasa)

-pagi ini-

flower

she is as she is

not more

not less

he is as he is

not more

not less

it is as it is

not more

not less

…so…

the flower is as the flower is

not more

not less

- finally -

you are as you are

not more

not less

…and so…

the flower 4 u

(when i remembered it)

…the fact…

the flower left in my heart 

 

 

senyumnya

semua tersenyum dan masih mengingatnya

sudah lama

tapi kenangan itu tetap berbekas

(ketika anak kecil itu memanggilku…

“kak niko…”

betapa bahagianya aku…)

the sincere heart

there is no question

about that

…but…

a lot of questions

about love

can u believe it…?

the whole world has the sincere heart 4 love…?

(April 10th 2009…

u’ll find the answer…)

 the prophecy

???

sama

yang sama

…mengenal…

yang sama

akhirnya

sama-sama

tidak kenal

(ketika memikirkan yang dikenal

namun sayang tak dikenal)

Older Posts »